Angkatan Sastra: Resume yang Menyesatkan

Bahasa Puisi dan Tanggung Jawab Penyair

Capaian Asketik Penyair Generasi 90-an

Imam Ghazali Bertemu Nabi 200 Kali Lebih ketika Menulis Ihya Ulumuddin

 Setiap usai ngaji Ihya  rasanya beda. Setelah asupan rohani, menyusul asupan jasad. Memang banyak kritik terhadap Kitab Ihya Ulumuddin. Salah satu kritik itu datang dari Ibnu Taimiyah. Ibnu Taimiyah berujar, perkataannya di Ihya Ulumuddin pada umumnya baik. Akan tetapi di dalamnya terdapat isi yang merusak, berupa filsafat, ilmu kalam,...

Sastra 2007 Tanpa Jejak Bahasa

Oleh Edy A Effendi PERJALANAN karya sastra Indonesia dalam kurun waktu 2007, tidak mampu meninggalkan jejak sejarah kebahasaan yang cukup berarti bagi tapak pertumbuhan sastra Indonesia. Jejak sejarah kebahasaan ini menjadi penting karena fakta-fakta sejarah yang lurus harus dibangun atas keselarasan antara bahasa dan pikiran. Seperti kata Roger Trigg,...

Kritik Sastra: Isu Lama, Kemasan Baru

Oleh Edy A Effendi PADA Agustus 1938 di majalah Poejangga Baroe, JE Tatengkeng, penyair terkemuka di awal kesusastraan Indonesia modern, memberitahu kita bahwa yang paling fundamental dalam tradisi kritik sastra adalah pertemuan dan pergumulan antara kritikus dengan apa yang diselidikinya. Hasil dari pergumulan itu adalah kritik sastra yang bersifat...

Kritik Sastra Indonesia dalam ‘Pertikaian Kecil’ Masa Kanak-Kanak

Oleh Edy A Effendi PADA Agustus 1938 di majalah Poejangga Baroe, J.E. Tatengkeng, penyair terkemuka di awal kesusastraan Indonesia Modern, memberitahu kita bahwa yang paling fundamental dalam traidis sastra adalah pertemuan dan pergumulan antara kritikus dengan apa yang diselidikinya. Hasil dari pergumulan itu adalah kritik sastra yang bersifat subyektif....

Bahasa Puisi dan Tanggung Jawab Penyair

Oleh Edy A EffendiSURAT Sastro Joko Pinurbo (Kompas, 2/6), dalam banyak hal, memberi isyarat cukup signifikan pada dunia penulisan puisi yang selalu terjerat pada lingkaran media massa, percetakan dan penjaga gawang rubrik sastra. Lebih jauh, surat sastra Joko itu, mengingatkan saya bukan hanya pada persoalan salah cetak semata, dan...

Majalah Horison : Neo-Horison dan Politik Jurnalisme Seni

Oleh Edy A Effendi MEMASUKI bulan juli, majalah sastra Horison tampil dengan wajah baru. Kini ia dikawal oleh sepasukan kawasan pers profesional dan dikomandoi sang ‘resi’ dari TEMPO. Siapa lagi kalau bukan Goenawan Mohamad. Di jajaran redaksinya muncul para ‘begawan muda’ seperti Nirwan Dewanto, Taufik Rahzen, Bambang bujono, Sri...

Bahasa Puisi dan Tanggung Jawab Penyair

Oleh Edy A EffendiSURAT Sastro Joko Pinurbo (Kompas, 2/6), dalam banyak hal, memberi isyarat cukup signifikan pada dunia penulisan puisi yang selalu terjerat pada lingkaran media massa, percetakan dan penjaga gawang rubrik sastra. Lebih jauh, surat sastra Joko itu, mengingatkan saya bukan hanya pada persoalan salah cetak semata, dan...

Capaian Asketik Penyair Generasi 90-an

Oleh Edy A Effendi Wajah tanpa wujud Bayang-bayang gaib yang menjelma Di Keremangan. Aku sembahyang Melewati dermaga, perahu-perahu Melewati masa lalu yang jauh Melewati sejumlah tempat dan kesepian PUISI Acep Zamzam Noor di atas, bisa dijadikan satu variabel kecenderungan dominan penyair yang bergerak di sekitar periode 1990-an hingga akhir...

Angkatan Sastra: Resume yang Menyesatkan

Oleh Edy A EffendiSiapakah yang menghubungkan Shakespeare, Goethe, Dostoyevski dengan angkatan? Mereka besar sendiri-sendiri dan mengangkat sendiri-sendiri derajat sastra dan ke-budayaan dunia serta manusia (Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esei II, HB. Jassin) APA yang ingin kita katakan dengan slogan angkatan sastra? Apakah kehadiran sebuah angkatan mampu memberikan...

Kawinnya Bahasa dan Pikiran

Oleh Edy A Effendi MEMPERSOALKAN sastra yang bersandar pada peristiwa-peristiwa sejarah selalu menarik untuk dibincangkan. Sastra yang bersandar pada sejarah tak ubahnya mengungkap peristiwa-peristiwa kelam dalam realitas kekinian, yang dikemas dalam dunia fiksi. Seperti kita tahu, alur cerita-cerita fiksi yang bersandar pada persoalan sejarah yang disodorkan ke wilayah publik...